TUNGGU AKU, UKHTI…

Dari Rajâ` bin ‘Umar an-Nakha’iy, dia berkata,
“Di Kufah ada seorang pemuda berparas tampan, sangat rajin beribadah dan sungguh-sungguh. Dia juga termasuk salah seorang Ahli Zuhud. Suatu ketika, dia singgah beberapa waktu di perkampungan kaum Nukha’ lalu –tanpa sengaja- matanya melihat seorang wanita muda mereka yang berparas elok nan rupawan.

Kata-katamu adalah ujian bagimu

Entah dari mana aku mendapatkan nasehat bahwa setiap kata yang kita ucapkan akan diujikan kepada diri kita, setiap manusia pasti mempunyai prinsip masing-masing setiap liku kehidupannya akan ia jalani berdasarkan prinsipnya.
Terkadang tanpa rasa sadar kita mengucapkan sebuah kalimat yang ringan tentang prinsip kita di kala itu.

Dari budak menjadi ulama

‘ATHA’ BIN ABI RABBAH
Beliau adalah Syaikhul Islam, ulama tabi’in yang berilmu dan mengamalkan ilmunya. Seorang mufti Masjidil Haram yang tsiqah dan ahli manasik haji. Nama asli beliau ialah Abu Muhammad ‘Atha bin Abi Rabah Aslam bin Shafwan, kunyahnya Abu Muhammad Al-Makki. Beliau berasal dari desa Al-Janad di negeri Yaman dan lahir di masa kekhalifahan Utsman Bin Affan.

Jangan Meletakkan Bola Dunia di Atas Kepala!





Beberapa orang merasa bahwa diri mereka terlibat dalam perang dunia, padahal mereka sedang berada di atas tempat tidur. Tatkala perang itu usai, yang mereka peroleb adalah luka di pencernaan mereka, tekanan darah ringgi dan penyakit aula.

Syaikhnya Para Qari'



Beliau adalah seorang ulama besar tabi’in dalam bidang ilmu qira’ah (bacaan) dan tafsir. Salah satu murid Ibnu Abbas yang sangat terkenal sehingga menjadi rujukan ilmu tafsir di zamannya, ia mantan seorang budak. Terdapat perbedaan tentang siapa tuannya. Muhammad bin 'Ubaid berkata, dari Sufyan Ats Tsauri, ia berkata, "Mujahid adalah mantan budak Bani Zuhroh."

Sadar akan tugas awal




Manusia diciptakan Allah dengan sebaik-baik penciptaan sebagaimana telah dijelaskan dalam surat at-Tiin, tidak hanya itu saja Allah memerintahkan para malaikat sujud pada manusia pertama.. Adam..
Sungguh Allah memuliakan manusia, penciptaan manusia bukan sekedar penciptaan yang sia-sia, bukan pula menciptakan manusia hanya untuk menghuni bumi ini dan menikmati segala apa yang ada..
Allah menciptakan manusia dan jin kecuali untuk beribadah kepadaNya, menabung amal pahala untuk kembali lagi ke tempat asalnya, kembali kepada pemiliknya yaitu Allah,,,